Dari Kosmologi Ke Dialog : Mengenal Batas Pengetahuan, Menentang Fanatisme

0.0 / 10 ☆☆☆☆☆ ☆☆☆☆☆ 0 ratings
0 reviews
Publisher
Muna
Publication
2011
Language
Indonesian
Pages
279
ISBN-10
6029763350
ISBN-13
9786029763355
Genres

About This Book

Laplace bersabda, "Daya-daya alam sendirilah yang melakukan koreksi ketika terjadi penyimpangan. Karena keseimbangan dinamis tatasurya adalah konsekuensi hukum-hukum fisika."Lantas dimana posisi agama dan kitab suci harus kita letakkan dalam soal pelik ini? Masih belum cukup. Melalui M-Theory dan Theory of Everything (Teori Segalanya), "tembok" energi yg menyemhunyikan singularitas semesta dapat ditembus sehingga mimpi Einstein untuk membaca pikiran tuhan tatkala menciptakan alam semesta mungkin dapat menjadi kenyataan, lalu ilmu pengetahuan berhenti berkembang, dan manusia menjadi sama eengan tuhan.Itu semua jelas bicara ketegangan antara jelajah nalar dan cerapan keimanan. Antara mempercayai perubahan dunia dengan fakultas rasio dan fakultas intuisi. Sementara di saaat bersamaan, kebenaran yang dengan tergopoh kita kejar tetap menjadi hantu yg berkelibat tapi tapi tak pernah dapat dijerat.Dalam karya ungggulan yg dianggit dr Nurcholis Madjid Memorial Lecture 2010 inilah ketegangan itu coba dilerai dengan sebuah dialog berarus tenang, namun menggendam. Semata demi memafhumi di mana batas untuk berpijak hingga takkan lagi ada fanatisme yg jumud dan akut.

Reviews

0.0 / 10 ☆☆☆☆☆ ☆☆☆☆☆ 0 ratings · 0 reader reviews
Write a Review
Have you read this book?

Share your experience with readers around the world.

▱

No reviews yet

Be the first to review this book.