Amerika
About This Book
Murshid Merican mahu menulis, tetapi telah diusik rutin-rutin harian diselangi momen-momen magikal, membawa dirinya menemui teman yang telah mati, majikan yang jatuh hati, penjaga hostel yang buta huruf, serta kekasih-kekasih karib dalam satu pengembaraan merentas kontinuum ruang dan masa.Di antara kota kotor Kuala Lumpur dan South Beach, dari Manhattan ke Kyoto, mereka bersembang tentang cinta, arsitektur, seni, sastra, demokratia, dan kau-tahu-apa dalam satu kondisi mimpi yang bersinar.
Reviews
0.0
/ 10
☆☆☆☆☆
☆☆☆☆☆
0 ratings · 0 reader reviews
Have you read this book?
Share your experience with readers around the world.
▱
No reviews yet
Be the first to review this book.